Wartawan Jadi Korban Salah Tangkap, Komisi III DPR RI Angkat Bicara

MEDIARESMI.COM | Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, angkat bicara terkait kasus salah tangkap yang dilakukan oknum anggota Satresnarkoba Polres Aceh Utara terhadap seorang wartawan media online, Lhokseumawe, Aceh.

Kasus salah tangkap itu terjadi pada Rabu malam sekira pukul 19.30 WIB di rumahnya di Gampong Blang Crum Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Wartawan bernama Raja Kalkausar (24) ditangkap karena dituduh sebagai pengedar narkoba. Dia langsung ditangkap dan dibentak dengan kata-kata kasar sambil diborgol tangan ke belakang.

Bahkan, peristiwa penangkapan itu juga membuat masyarakat setempat heboh dan berhamburan datang ke lokasi tempat kejadian perkara.

Menurut Nasir Djamil, tindakan oknum polisi narkoba itu sangat membahayakan dan menunjukkan ketidak profesionalnya dalam melakukan tugas di lapangan, apalagi yang menjadi korban adalah seorang wartawan.

“Perlu diberi sanksi karena telah menyebabkan orang menjadi tertuduh dan secara psikologis tentu sangat tidak menguntungkan bagi korban,” ucapnya, Jumat 23 September 2022.

Politisi PKS itu meminta agar anggota polisi yang melakukan kesalahan tersebut diperiksa secara menyeluruh. Bisa jadi hal tersebut juga pernah terjadi terhadap korban lainnya.

“Hal-hal seperti ini jangan dianggap sepele. Karena itu Kapolres Aceh Utara perlu memeriksa yang bersangkutan dan jika ditemukan tidak profesional maka perlu diberi sanksi agar menjadi pelajaran,” tutupnya tegas.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *