Usman Lamreung Pertanyaan Dampak Masuknya Kapal Pesiar ke Sabang

MEDIARESMI.COM | Kabarnya kapal pesiar Cruises MV Azamara Quest kembali singgah ke Sabang, 8 Desember 2022 besok. MV Azamara Quest ini pernah bersandar di Kota Sabang pada 14 November 2019 lalu dengan membawa sedikitnya 600 wisatawan.

Kapal dengan bendera Malta yang bergerak dari Sri Lanka tersebut direncanakan akan singgah di Dermaga CT-3 BPKS Kota Sabang, sebelum kembali menempuh perjalanan menuju Singapura.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, pelabuhan Bebas Sabang beberapa kali singah kapal pesiar. “Kita sambut baik atas usaha manajemen BPKS dalam rangka menghidupkan Sabang sebagai kota tujuan wisata, dan memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Sabang,” kata Usman Lamreung, warga Aceh Besar.

Dalam rilis yang diterima media ini, Rabu 7 Desember 2022, ia juga mempertanyakan, berapa keuntungan sekali masuk kapal pesiar di Sabang. “Apakah singgah kapal pesiar hanya seremonial saja, temu ramah dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Singapura,” tanya Usman Lamreung.

Akademisi Universitas Abulyatama itu menilai beberapa kali kapal pesiar singgah ke Sabang, kurang memberikan dampak positif terhadap pariwisata Sabang.

Doa pun bertanya-tanya berapa biaya yang dikeluarkan untuk menyambut tamu yang datang dari kapal pesiar. Dia juga menduga biaya yang keluar untuk acara penyambutan lebih besar daripada biaya masuk untuk Sabang.

“Jangan sampai hanya booming pemberitaan, tetapi efeknya cuma sekedar penghibur rental becak dan rental mobil saja, tidak ada ngefek yang signifikan, tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi, bisa jadi pemborosan rupiah murni, tidak jelas berapa PNBP yang didapat,” katanya.

Sementara tugas utama sebagaimana keunggulan sejarah sebagai Freeport, kita Usman Lamreung, kesannya tidak dipahami dengan baik.

“Bicara pariwisata pun tidak ada sektor pariwisata yang professional dan tidak berbanding lurus dengan sarana dasar dalam pengembangan destinasi wisata Sabang,” sebut Usman.

Sementara itu, saat ini Pemko Sabang dan BPKS bersiap-siap menyambut kedatangan kapal pesiar sebagaimana biasanya. Kedatangan tamu lintas negara yang singgah di Sabang itu dinilai banyak memberikan manfaat bagi pergerakan ekonomi masyarakat setempat.

Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, mengharapkan kedatangan kapal pesiar yang singgah di pelabuhan CT3 Sabang bisa memberikan dampak kepada warga Sabang terutama para pelaku UKM.

Apalagi, selama dua tahun lebih tidak ada kunjungan kapal pesiar ke Sabang akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Reza Fahlevi meminta Dinas Pariwisata Kota Sabang agar berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan agen-agen travel perjalanan yang nantinya akan membawa para wisatawan ke beberapa titik lokasi tujuan melalui paket-paket wisata yang ditawarkan.

“Selain agen-agen wisata yang harus memiliki narasi dan story telling yang kuat, pelaku wisata dan desa wisata yang akan dikunjungi nantinya, juga sudah harus siap baik dari segi destinasi, atraksi dan lain sebagainya,” katanya seperti dikutip sejumlah media.

 

 

(Ril/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *