Home > Peristiwa > Surat Edaran Kadishub Aceh Picu Kemarahan Publik

Surat Edaran Kadishub Aceh Picu Kemarahan Publik

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi, ST., MT mengeluarkan surat edaran pelarangan operasi angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Aceh.

Surat nomor 551/616 tertanggal 5 Mei 2021 tersebut ditujukan langsung kepada Direktur Perusahaan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Dalam surat yang juga ditembuskan kepada Dirlantas Polda Aceh itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh meminta Perusahaan AKDP menghentikan semua operasional pelayanan di Aceh.

Menurut Junaidi, suratnya itu untuk menindaklanjuti surat dari Menteri Perhubungan RI nomor PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri.

Semua operasi angkutan dihentikan atau dilarang mengangkut masyarakat yang ingin mudik, untuk mencegah penyebaran virus covid-19 di Indonesia.

Adapun pelarangan itu mulai berlaku 6 hingga 17 Mei 2021. Perusahaan angkutan yang tidak mengindahkan larangan itu akan disanksi berupa sanksi administrasi sesuai ketentuan berlaku.

Sementara itu, publik di Aceh dan para sopir angkutan marah dengan kebijakan Kadishub Aceh itu, karena dinilai mengganggu mata pencaharian mereka.

Terlihat, puluhan sopir angkut pun mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Aceh meminta agar surat edaran itu dicabut, Kamis 6 Mei 2021.

Baca juga: Surat Edaran Menteri: ASN Dilarang Open House Selama Idul Fitri

Para sopir angkutan umum itu marah akibat surat edaran yang dikeluarkan oleh Kadishub Aceh, yang dinilai dapat menghilangkan pendapatan mereka di tengah sulitnya perekonomian saat ini.

Penulis: Hidayat Pulo

You may also like
Perkembangan Kasus Covid-19 di Aceh Makin Mengkhawatirkan
Prof Syamsul Rijal: Perlu Membangun Kesadaran Warga Ikut Vaksinasi
Lebih 100 Ribu Orang di Aceh Telah Divaksin Selama 9 Hari
Petugas Kembali Segel Tempat Usaha Warga di Lhokseumawe

Leave a Reply