Home > Peristiwa > Satu Anggota Satuan Elite Tempur TNI Angkatan Darat Berkhianat Gabung ke KKB

Satu Anggota Satuan Elite Tempur TNI Angkatan Darat Berkhianat Gabung ke KKB

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MEDIARESMI.COM | Tak disangka, ada seorang prajurit TNI yang melupakan Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang pernah diucapkannya. Prajurit Satu (Pratu) Lucky Matuan, membelot dan malah bergabung dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Brigjen TNI Suswatyo selaku Asisten Operasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Asops Kogabwilhan) III.

Tak diketahui sejak kapan Lucky membelot. Namun demikian, Suswatyo menyatakan bahwa Lucky kelana yudha (meninggalkan tugas), dan menjadi anggota OPM yang berbasis di Kabupaten Intan Jaya.

Fakta lain yang terungkap dari sosok Lucky, ternyata Bintara TNI Angkatan Darat ini adalah seorang anggota satuan elite tempur. Suswatyo mengungkap, Lucky adalah anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 400/Banteng Raiders.

Yonif Raider 400/Banteng Raiders sendiri adalah satuan elite tempur TNI Angkatan Darat, yang berada di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro.

Perlu diketahui, pasukan Yonif Raider/400 Banteng Raiders sempat dikirim ke Kabupaten Intan Jaya sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG).

Dalam berita VIVA Militer Rabu 17 Maret 2021, pasukan Yonif 400/Banteng Raiders kembali markasnya usai menjalankan tugas sebagai Satgas Pamtas sejak Agustus 2020. Tercatat, selama tujuh bulan bertugas, sembilan orang prajurit Yonif 400/Banteng Raiders gugur di Papua.

“Kami memastikan ada satu anggota TNI dari Raider 400, Pratu Lucky Y. Matuan (Lukius) telah membelot ke KKB. Pratu Lukius dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya,” kata Asisten Operasi Kogabwilhan III, Brigjen Suswatyo saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat, 16 April 2021.

Menurut dia, Raider 400 yang berada dalam naungan Kodam IV/Diponogoro melaksanakan tugas di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021. “Disaat penugasan itu, Pratu Lukius membelot. Dia pun tidak bawa senjata,” ujar Suswatyo.

Saat ini, kata dia, Pratu Lukius sudah dianggap sebagai pengkhianat dan masuk dalam daftar anggota KKB di Intan Jaya. Aparat keamanan dipastikan akan melakukan penindakan bila menemui yang bersangkutan.

“Mereka sudah gabung ke sana, kalau ketemu ya dimatikan karena dia sudah masuk kelompok ekstrimis,” tegas Suswatyo.

Namun demikian, dia juga memastikan bahwa bergabungnya seorang anggota dari satuan elite tempur TNI Angkatan Darat itu ke KKB, tidak akan membuat kekuatan kelompok KKB tersebut meningkat dan tidak ada gangguan kepada masyarakat.

Sumber: Viva.co.id

You may also like
Ternyata Ini Sebab Wanita Lebih Tertarik dengan Pria Berseragam
Dua Anggota TNI Terlibat Kawal Herlin Kenza Dicopot
Lapor LHKPN, KSAD Andika Perkasa Miliki Harta Rp 179,9 Miliar
Baintelkam Polri: Tidak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Leave a Reply