Home > Ekonomi Bisnis > Sabang Dianggap Cocok Menjadi Shorebase Kapal Perusahaan Minyak Dunia

Sabang Dianggap Cocok Menjadi Shorebase Kapal Perusahaan Minyak Dunia

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT mengungkap bahwa perusahaan perusahaan minyak besar dunia bakal segera beroperasi di blok Andaman. Sementara Sabang, dianggap sebagai salah satu kawasan yang sangat cocok menjadi shorebase kapal-kapal perusahaan minyak tersebut.

Karena itu, Plt Gubernur meminta kepada manajemen baru Badan Pengusahaan Kawasan Bebas Sabang (BPKS) agar mempersiapkan diri menyambut beroperasinya perusahaan perusahaan minyak itu di blok andaman.

Beberapa perusahaan minyak besar dunia yang akan beroperasi di blok Andaman seperti Mubadala, Repsol, dan Primier. Sehingga, Nova berharap, manajemen baru di bawah kepemimpinan Iskandar Zulkarnain mampu memperkuat koordinasi dengan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA).

“Sabang, sangat cocok dijadikan shorebase bagi perusahaan-perusahaan tersebut. Atmosfer bisnis di Sabang itu sudah ada. Sangat cocok dijadikan shorebase,” kata Nova Iriansyah, Kamis 17 September 2020.

Shorebase adalah pelabuhan, tempat barang-barang dari luar negeri maupun dari pulau lain yang siap dipakai untuk kegiatan pemboran. Di dalam pelabuhan tersebut nantinya terdapat gudang, workshop, tempat pekerja, crane dan lain-lain.

Seperti diberitakan website resmi Pemerintah Aceh, hari ini Plt Gubernur Aceh menerima kunjungan manajemen baru BPKS. Kunjungan itu tidak lama usai dilantik beberapa waktu lalu di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, di Blang Padang, Banda Aceh.

Selain Kepala BPKS, turut hadir Wakil Kepala BPKS Teuku Zanuarsyah, Deputi Umum Abdul Manan, Deputi Komersial dan Investasi Erwanto, Deputi Teknik Pengembangan dan Tata Ruang Azwar Husein, dan Deputi Pengawasan Zamzami.

Selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS), Nova Iriansyah sangat berharap badan yang sudah berdiri lebih kurang 20 tahun itu mampu bekerja lebih cepat dan maksimal. Sehingga, target pembangunan dan sejumlah target lainnya dapat tercapai.

Seperti pesan pada saat pelantikan, Nova kembali mengingatkan agar manajemen baru BPKS menyusun perencanaan yang baik, mengimplementasikan rencana tersebut, mengawasi dan melakukan evaluasi internal.

Agar BPKS mampu bangkit dari “mati suri” selama 20 tahun, Nova berpesan kepada manajemen baru untuk melobi investor baik yang berada di dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Jika diperlukan, sesekali berpikirlah dengan cara pikir out of the box, namun harus tetap mengacu kepada aturan-aturan yang ada,” jelasnya.

Nova juga menegaskan kepada manajemen baru BPKS agar tidak sekali-kali terlibat dalam politik. Sebab, menurutnya lembaga tersebut bukanlah lembaga politik atau lembaga elektoral. (Red)

You may also like
Kunjungan Wisatawan ke Sabang Abaikan Protokol Kesehatan
Usman Lamreung: Manajemen Baru BPKS Belum Solid
Bertemu Sejumlah Pihak, Manajemen Baru BPKS Ungkap Kompetensi Pegawai Masih Rendah
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, BPKS Kerjasama dengan Komisi Informasi Aceh

Leave a Reply