oleh

Rusia Bantai 600 Lebih Pasukan Ukraina dalam Serangan Artileri

MEDIARESMI.COM | Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan artileri miliknya telah menyerang beberapa posisi dan benteng Ukraina pada Kamis 5 Mei 2022.

Menurut Rusia, serangan yang berlangsung pada Rabu malam waktu setempat itu telah menewaskan lebih dari 600 pasukan Ukraina.

“Angkatan bersenjata Federasi Rusia melanjutkan operasi militer khusus di Ukraina”, kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, Kamis 5 Mei 2022 seperti dikutip Reuters.

“Lebih dari 600 nasionalis dan 61 unit senjata dan peralatan militer dihancurkan,” tambahnya.

Rusia mengatakan, rudalnya juga telah menghancurkan peralatan penerbangan di lapangan terbang Kanatovo, wilayah Kirovohrad, tengah Ukraina, gudang amunisi besar di kota selatan Mykolaiv.

Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari dalam misi operasi khusus untuk menurunkan kemampuan militer negara tetangganya itu.

Rusia menyebut operasi itu untuk membasmi orang-orang nasionalis berbahaya. Barat beraksi keras dengan memberlakukan sanksi ekonomi dan mengasingkan Moskow dari forum internasional.

Sejak pekan lalu, Moskow telah memfokuskan kembali serangan daratnya di Donbas sambil meluncurkan serangan jarak jauh ke target lain termasuk ibu kota, Kyiv. Manuver terbaru ini didorong kembali oleh perlawanan Ukraina di utara.

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut-sebut telah menargetkan 9 Mei 2022 sebagai hari kemenangan atas Ukraina. Namun Kremlin membantah spekulasi tersebut. Kremlin menyatakan operasi militernya tak menginginkan perang.

Adapun Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya telah mensimulasikan serangan rudal nuklir di enklaf Kaliningrad, wilayah perbatasan dengan Uni Eropa pada Rabu, 4 Mei 2022. Daerah itu berada di tengah Lithuania dan Polandia.

Selama latihan itu, The Moscow Times mengutip pada Kamis, Rusia mempraktikkan “peluncuran elektronik” sistem rudal balistik bergerak Iskander yang berkemampuan nuklir. Lebih dari 100 prajurit ikut serta dalam latihan tersebut.

Menurut Kemenhan Rusia, pasukan mempraktikkan serangan tunggal dan ganda pada target, dengan meniru sistem rudal. Mereka juga menjajal lapangan udara, infrastruktur pertahanan, peralatan militer, dan pos komando.

Sumber: Tempo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed