Home > Daerah > Peredaran Narkoba di Tanah Rencong Mengkhawatirkan

Peredaran Narkoba di Tanah Rencong Mengkhawatirkan

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Aceh, benar-benar sudah sangat darurat narkoba. Meskipun bulan suci ramadhan, tidak membuat pemakai, pemilik dan pengedar narkoba tobat.

Contohnya saja seperti di Kabupaten Aceh Utara. Dalam 15 hari ramadhan saja, aparat berwenang telah menangkap dan menahan 8 orang pemilik narkoba di berbagai kecamatan.

Setidaknya, ada 6 kasus penyalahgunaan Narkoba berhasil diungkap Polres Aceh Utara, selama dua pekan bulan Ramadhan, serta mengamankan 8 tersangka dengan barang bukti sabu dan ganja.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasatresnarkoba Iptu Samsul Bahri menegaskan, penangkapan 8 tersangka itu sebagai komitmen kepolisian memberantas narkoba.

“Ini merupakan komitmen kita dalam memberantas peredaran narkoba di Aceh Utara,” kata Samsul Bahri, pada Kamis 29 April 2021 kemarin.

Berikut daftar kasus yang diungkap Satresnarkoba Polres Aceh Utara sejak 1 hingga 15 Ramadhan berdasarkan informasi resmi Kepolisian setempat;

Pertama, pada Selasa (13/4/2021) di Gampong Meunasah Dayah Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Polisi menangkap seorang pemuda berinisial DS (26) warga setempat. Dari saku celananya, ditemukan 1 paket sabu seberat 0,32 gram.

Kedua, pada Sabtu (17/4/2021) di Gampong Matang Pupanji, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Petugas menangkap seorang pria paruh baya berinisial I (50), warga setempat dan ditemukan 2 bungkus paket ganja seberat 4,34 gram di saku celananya.

Ketiga, Selasa (21/4/2021) pukul 23.30 WIB seorang pria berinisial S (50), warga Gampong Alue Baroh Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, diringkus Polisi dengan barang bukti 14 paket sabu, Ia ditangkap di Gampong Ketapang, Tanah Pasir, Aceh Utara.

Keempat, Rabu (22/4/2021) pukul 23.00 WIB di Gampong Ulee Tanoh Kecamatan Tanah Pasir, Polisi menangkap pria 37 tahun berinisial M, beserta barang bukti 1 paket sabu seberat 0,13 gram.

Kelima, Jumat (23/4/2021) pukul 22.00 WIB di sebuah gubuk tambak di Gampong Ulee Rubek Barat Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, 2 nelayan berinisial J (45) dan ME (26) diringkus dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,62 gram

Keenam, pada Selasa dini hari (27/4/2021) dua pemuda berinisial A (24) dan F (20) di Gampong Mancang Kecamatan Samudera, Aceh Utara yang diboyong ke Polres Aceh Utara untuk menjalani pemeriksaan terkait 7 paket sabu seberat 1,01 gram.

Itulah sederet kasus narkoba yang diungkap petugas kepolisian selama 15 hari dalam bulan suci Ramadhan. Artinya, peredaran narkoba di Aceh sudah memasuki kondisi sangat mengkhawatirkan.

Dibutuhkan keterlibatan semua elemen untuk memberantas peredaran narkoba di Tanah Rencong. Sehingga, tanah berjuluk Serambi Mekkah ini tidak dinodai dan semakin rusak dengan narkoba.

Redaksi

You may also like
Surat Edaran Kadishub Aceh Picu Kemarahan Publik
Warga Temukan Benda Diduga Bom Rakitan di Aceh Utara
Jual Sabu, Oknum PNS Diciduk Polisi di Terminal Panton Labu
Janda Muda Anak Satu di Aceh Utara Ditangkap Polisi Karena Sabu

Leave a Reply