oleh

Partai Aceh Ajak Generasi Muda Bergabung untuk Lanjutkan Perjuangan

MEDIARESMI.COM | Partai Aceh (PA) menegaskan, partai lokal yang lahir pasca perdamaian antara Pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu terbuka kepada siapapun, terutama generasi muda Aceh.

Karena itu, generasi muda Aceh diajak terlibat langsung dalam politik praktis. Karena PA bukan hanya untuk eks Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), siapapun boleh bergabung.

Demikian ditegaskan Sekjen DPP PA, Abu Razak saat coffee morning dan sharing sessions Partai Aceh bersama peran pemuda dalam menjaga ke khususkan Aceh, di Warkop Cut Yah, Pango, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Minggu 3 Juli 2022.

Kegiatan itu digelar DPP Muda Seudang Aceh, yang juga mengahdirkan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Fraksi PA. Rozy Ananda menjadi ketua panitia untuk merekrut generasi muda mendengarkan pemaparan dari petinggi PA.

“Selama ini eksistensi kepercayaan masyarakat kepada PA masih cukup tinggi, ini terbukti toga periode mengikuti pemilu, Alhamdulillah Ketua DPRA masih dipimpin oleh Partai Aceh,” ungkap Sekjen PA, Abu Razak.

Menurutnya, sejak kemunculannya, PA telah membawa banyak perubahan untuk pembangunan Aceh. Banyak program lahir dari perjuangan PA di bidang kesehatan, infrastruktur maupun bidang keagamaan termasuk untuk kemajuan dayah di Aceh.

“Selama gubernur dari GAM dan diusung oleh Partai Aceh, terlepas dari dinamika di skala lokal dan nasional yang terjadi, Partai Aceh terbukti memberi banyak manfaat bagi masyarakat dan terjadi banyak perubahan di Aceh dibandingkan dengan 4 tahun terakhir yang sangat memperihatinkan,” ujarnya.

Untuk itu, Abu Razak mengajak kaum muda untuk bergabung bersama PA agar bisa sama-sama dan terus bersinergi membesarkan partai lokal pertama di Tanah Rencong yang muncul pasca perdamaian tersebut.

Sementara itu, Ketua Fraksi PA DPR Aceh, Tarmizi Payang juga menyampaikan tentang pentingnya generasi Aceh bersatu untuk ikut membangun Aceh secara menyeluruh, sehingga terwujudnya kemakmuran bagi Bangsa Aceh.

“Kami juga di DPRA cukup terbuka kepada kaum muda untuk terus mendengarkan aspirasi dan masukan dari pemikiran generasi muda ini, ruangan kami terbuka luas untuk berdiskusi,” ungkapnya.

Tarmizi Panyag kembali mengajak generasi muda Aceh bergabung ke Partai Aceh, partai yang lahir berkat perjuangan GAM itu dianggap sebagai harta warisan perjuangan untuk Rakyat Aceh.

Selain itu ketua DPP Muda Seudang Aceh Agam Nur Muhajir, di awal acara telah menyampaikan pentingnya peran pemuda Aceh mengawal MoU Helsinki. Pemuda diajak mampu bersinergi dengan pemerintah. Sementara PA disebut sebagai wadah bersatu untuk mengambil andil dalam politik.

“Kedepan kita bakal sering melakukan agenda sharing sessions seperti ini, agar Partai Aceh bisa mendengar langsung apa saja harapan dari kaula muda Aceh,” katanya.

Agam berharap dengan adanya pertemuan berkelanjutan seperti ini, generasi muda selalu mendapatkan peran dan mampu memperjuangkan kepentingan Aceh.

Laporan: Hakim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed