oleh

Mahasiswa Sebut Demokrasi Indonesia Sudah Mati di Rezim Jokowi

MEDIARESMI.COM | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Sumatera Selatan (BEM SS), menggelar aksi unjuk rasa di Simpang 5 DPRD Sumatera Selatan, pada aksi serentak nasional yang berlangsung hari ini, Kamis 7 April 2022.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyerahkan batu nisan bertuliskan ‘Akhiri Rezim Tirani’ dan pocong ke Anggota DPRD Sumatera Selatan.

Menurut Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Hansen Febriansyah, batu nisan dan pocong tersebut menandakan demokrasi Indonesia pada rezim Joko Widodo saat ini sudah mati.

“Bukti bahwasanya demokrasi di Indonesia ini sudah mati,” ujar Hansen Febriansyah, seperti dilansir CNNIndonesia.

Menurut Hansen, massa yang hadir sekitar seribu lebih mahasiswa se-Sumatera Selatan. Beberapa kampus yang ikut serta, yakni Universitas Sriwijaya, Universitas PGRI Palembang, Politeknik Negeri Sriwijaya, dan Universitas Palembang.

CNNIndonesia melaporkan, aksi itu sempat memanas karena mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya tidak diperbolehkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan.

Walaupun dilarang, unjuk rasa berhasil digelar pada pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB di titik kumpul Simpang 5 DPRD Sumatera Selatan. Setidaknya, ada 11 tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

“Ada sebelas tuntutan, salah satunya terkait penolakan penundaan pemilu 2024 dan jabatan presiden Jokowi 3 periode,” ungkap Hansen.

Sementara tuntutan lainnya yaitu mengusut mafia minyak goreng, menurunkan harga dan menjamin ketersediaan bahan bakar minyak Pertamax, serta stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Saat menyerahkan pocong dan batu nisan, Ketua DPRD Sumatera Selatan, Anita Noeringhati sedang tidak berada di Palembang. Massa aksi kemudian ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Muchendi Mahzareki, Wakil Ketua Komisi V DPRD Syaiful Fadli dan beberapa anggota DPRD lain.

Meskipun begitu, Ketua DPRD Sumsel ikut serta dan sepakat dengan poin tuntutan mahasiswa lewat video call. Selain itu, mahasiswa mengatakan bakal kembali menggelar aksi pada Sabtu 9 April mendatang , untuk menindaklanjuti realisasi 11 poin tuntutan itu.

BACA JUGA:

Jokowi Ungkap Alasan Naikkan Harga BBM

Jokowi Minta BLT Minyak Goreng Disalurkan Sebelum Lebaran

 

Sumber: CNNIndonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed