Home > Pendidikan > Madrasah di Zona Hijau Boleh Belajar Tatap Muka

Madrasah di Zona Hijau Boleh Belajar Tatap Muka

Penyemprotan disinfektan di sekolah. Foto: Ilustrasi/Net
Sebarkan Berita Ini

Mediaresmi.com | Memasuki era new normal, kegiatan belajar mengajar di madrasah akan diterapkan sesuai kondisi daerah penyebaran Covid-19.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, A Umar mengatakan, kondisi wilayah harus memenuhi persyaratan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri serta disetujui Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.

Setelah itu barulah Kepala Kanwil Kemenag Provinsi atau Kepala Kankemenag Kab/Kota dapat menyetujui madrasah di daerah itu untuk melakukan pembelajaran tatap muka asalkan berada di zona hijau.

“Kanwil Kemenag Provinsi memberikan persetujuan untuk Madrasah Aliyah (MA). Kakankemenag Kab/Kota untuk MTs dan MI,” terang Umar, mengutip laman KRjogja, Senin 13 Juli 2020.

“Bila madrasahnya di zona selain hijau, proses pembelajaran tetap dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan teknologi,” sambungnya.

Menurut Umar, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik Tahun 2020/2021 di Masa Covid-19. SKB tertanggal 15 Juni 2020 ini ditandatangani Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri.

SKB ini antara lain mengatur, pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menetapkan zona hijau, kuning, oranye dan merah pada seluruh wilayah Kab/Kota di Indonesia.

Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan pada tahun ajaran 2020/2021 tidak dilakukan secara serentak seluruh Indonesia.

Adapun ketentuannya, satuan pendidikan yang berada di daerah zona hijau dapat melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan setelah mendapatkan izin dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota, kantor wilayah Kemenag provinsi dan kantor Kemenag kabupaten/kota.

Sumber

You may also like
Antibodi Vaksin Sinovac Diprediksi Hanya Bertahan Setahun
Heboh! Prof Nidom Sebut Virus Covid-19 Itu Buatan, Tidak Alami
Kadisdik Aceh Alhudri Minta Sekolah Gelar Doa Tolak Bala Sebelum Belajar
Banda Aceh Masih Orange, Aminullah Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Leave a Reply