Home > Daerah > LKPJ Bupati Aceh Timur: Realisasi Anggaran Tahun 2020 Lebih 97 Persen

LKPJ Bupati Aceh Timur: Realisasi Anggaran Tahun 2020 Lebih 97 Persen

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MEDIARESMI.COM | Bupati Aceh Timur, H. Hasballah bin HM Thaib, SH diwakili Sekda Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2020.

LKPJ Tahun 2020 Pemerintah Aceh Timur itu diterima oleh Ketua DPRK Aceh Timur, Muhammad Daud dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRK Aceh Timur, Senin 26 Juli 2021.

Di hadapan para anggota dewan, Sekda Aceh Timur mengatakan bahwa penyampaian LKPJ merupaan agenda tahunan sesuai Amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, bahwa Bupati dan Wakil Bupatin wajib menyampaikan laporan LKPJ kepada Dewan yang terhormat,” kata Sekda.

Sekda menambhakn, penyelenggaraan urusan-urusan pemerintahan di Kabupaten Aceh Timur tahun Anggaran 2020 telah selesai dilaksanakan. Karena itu, sebagai tindaklanjut capaian pertanggungjawabannya harus disajikan dalam bentuk LKPJ.

Selain menyajikan laporan keterangan tentang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah (urusan wajib dan pilihan), tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

“Dari sudut pandang kebijakan daerah, tahun anggaran 2020 merupaan tahun ke-empat pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Timur periode 2017-2022. Tahun 2020 hingga saat ini secara nasional, kita masih berada di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Pada Tahun anggaran 2020, Pendapatan Kabupaten Aceh Timur merencanakan pendapatan sebesar Rp 1.871.801.157.380.00 (satu triliun delapan ratus tujuh puluh satu milyar delapan ratus satu juta seratus lima puluh tujuh juta tiga ratus delpan puluh rupiah).

Sementara realisai anggaran sebesar Rp 1.827.172.559. 925,22 (satu triliun delapan ratus dua puluh tujuh milyar seratus tujuh puluh dua juta lima ratus lima puluh sembilan ribu sembilan ratus dua puluh lima koma dua puluh dua rupiah) atau mencapai 97,62 persen.

“Adapun rencana bebanja adalah sebesar Rp1 924.686.760.175,37 (Satu triliun sembilan ratus dua pulum empat milyar enam delapan puluh enam juta tujuh ratus enam puluh ribu seratus tujuh puluh lima koma tiga puluh tujuh rupiah),” paparnya.

Penyerapan penanganan Force-major (bencana alam) sebesar Rp3 092.558.435 (tiga miliar sembilan puluh dua juta lima ratus lima puluh delapan ribu empat ratus tiga puluh lima ripiah).

“Dari sudut pandang capaian pembangunan, pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah memperoleh prestasi selama tahun 2020 yairu berhasil memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI,” ungkapnya.

Aceh Timur telah mendapat WTP dari BPK RI selama 7 tahun berturut-turut (2014,2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020). Rapat Paripurna DPRK Aceh Timur tersebut juga dihadiri para kepala dinas dan badan dalam Kabupaten Aceh Timur.**

You may also like
Instruksi Gubernur Nova: PPKM di Aceh Diperpanjang Lagi
Sempat Divonis Bebas, Pemerkosa Anak di Aceh Besar Dihukum 16 Tahun Penjara
Ribuan Pasien Covid-19 di Aceh Masih Jalani Isolasi Mandiri
BNN Sebut Peredaran Narkoba di Aceh Tak Surut Meski Pandemi Covid-19

Leave a Reply