Home > Polhukam > KLB Partai Demokrat Dinilai Sah dan Tak Perlu Ada yang Merasa Terancam

KLB Partai Demokrat Dinilai Sah dan Tak Perlu Ada yang Merasa Terancam

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahap menyatakan, Kongres Luar Biasa (KLB) merupakan jalur yang sah dalam mekanisme pembahasan persoalan organisasi.

Fadhli juga mengatakan mekanisme itu termasuk berlaku untuk organisasi partai politik seperti yang menimpa Partai Demokrat baru-baru ini.

Menurutnya, AD/ART organisasi biasanya mengatur hal tersebut sebagai wadah mengakomodir kondisi tertentu dalam tubuh sebuah organisasi. Dan, biasanya terjadi karena situasi darurat.

“KLB justru adalah jalur yang sah. Saya kira tidak perlu ada yang merasa terancam. Yang mengancam demokrasi itu dinasti,” jelas Fadhli saat dihubungi, Selasa 16 Maret 2021.

Dalam konteks Partai Demokrat, kata Fadhli, juga serupa dengan organisasi lainnya, mengatur mekanisme KLB. Bahkan contoh kasuistik juga telah banyak terjadi sebelum itu.

“Kalau soal siapa yang sah atau tidak tergantung strategi pihak yang berkonflik, bagaimana mereka mampu mengelola sumber daya untuk memenangkan pertarungan,” jelasnya.

Pertanyaannya, apabila Demokrat versi KLB disahkan pemerintah menjadi ancaman bagi demokrasi? Ancaman bagi Demokrat mungkin saja. Tapi, ia melihat ancaman tersebut bisa dijelaskan melalui adu argumen yang rasional dengan cara ‘membongkar’ kembali aturan main yang disepakati.

“Ancaman bagi Demokrat kubu AHY jelas, ancaman bagi demokrasi secara umum saya kira tidak,” dekimian pungkasnya.

Sumber: Sindonews

You may also like
SBY dan AHY Disuruh Minta Maaf ke Presiden Jokowi
Teuku Riefky Teruskan Pesan AHY: Semoga Partai Aceh Terdepan Menjaga Perdamaian Aceh
Ini Alasan Moeldoko Mau Menjadi Ketua Umum Partai Demokrat
SBY Curhat Lagi Melalui Tulisan, Ini Isinya

Leave a Reply