oleh

Ketua PMI Aceh Klarifikasi Isu Jual Beli Darah di PMI Banda Aceh

MEDIARESMI.COM | Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf menyampaikan klarifikasi terkait isu jual beli darah di UDD PMI Kota Banda Aceh.

Informasi itu dinilai telah menusuk hati masyarakat Aceh, khususnya para pendonor darah yang selama ini setia dan sukarela mendonorkan darahnya dengan tujuan membantu sesama.

Murdani Yusuf melalui siaran pers, menyampaikan empat poin klarifikasi menanggapi isu miring yang berkembang sejak dua hari terakhir di ranah publik.

Berikut empat poin yang disampaikan Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf, diteruskan oleh Kabid Informasi dan Komunikasi PMI Aceh, Nasir Nurdin kepada Wartawan MEDIARESMI.COM, Jumat 13 Mei 2022.

1. Meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh, wabil khusus pendonor darah sukarela dan Relawan Palang Merah Indonesia atas ketidaksempurnaan kami Pengurus PMI Aceh dalam melakukan tugas koordinasi, supervisi, dan pengawasan terhadap kepengurusan PMI Kota Banda Aceh;

2. Terhadap informasi atau berita tersebut, Pengurus PMI Aceh sedang melakukan pendalaman, koordinasi, dan evaluasi yang insya Allah hasilnya akan kita sampaikan kemudian;

3. Apabila hasil evaluasi nantinya, kalau ada pengurus, karyawan, dan relawan yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan konstitusi organisasi, dan Kode Etik/Perilaku Palang Merah Indonesia, maka akan diambil tindakan tegas sesuai dengan AD/ART dan PO PMI setelah berkonsultasi dengan Pengurus Pusat PMI;

4. Perlu juga kami sampaikan bahwa UDD PMI tidak melakukan jual beli darah. Yang ada hanyalah biaya penggantian pengolahan darah sesuai dengan standar perhitungan yang diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan dan Peraturan Gubernur.

“Harapan kita semua, baik pendonor darah suka rela, Relawan PMI dan keluarga besar PMI tetap semangat sebagai pejuang kemanusiaan untuk melaksanakan tugas–tugas kepalangmerahan, semoga Allah SWT meridhai,” demikian Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed