oleh

Gerebek Kantor Pinjaman Online Ilegal, Polisi Tangkap 56 Karyawan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MEDIARESMI.COM | Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Wisnu Wardana mengatakan, puluhan orang ditangkap dalam penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Jakarta Barat.

Saat ini mereka masih dalam proses pemeriksaan. Namun, Wisnu enggan membeberkan jumlah orang yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

“Kami mau dalami dulu berapa tersangkanya. Kemarin ditangkap 56 orang, sekarang diperiksa,” ujar Wisnu saat dihubungi, Rabu 14 Oktober 2021 seperti dikutip MEDIARESMI.COM dari Tempo.co, Kamis 14 Oktober 2021.

Usaha pinjaman online ilegal itu berkantor di salah satu ruko di Jakarta Barat. Kantor itu tanpa plang nama, sehingga terlihat seperti ruko kosong dari luar. “Sore ini akan kami rilis, ya,” kata Wisnu.

Semenetara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, penggerebekan kantor usaha pinjaman online ilegal itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas pinjol ilegal.

“Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki,” ujar Hengki Haryadi.

Sebelum penggerebekan, polisi terlebih dahulu mengecek legalitas kantor itu di OJK. Setelah dipastikan kantor pinjaman online itu ilegal dan tidak terdaftar, polisi langsung menggerebek.

Polisi sedang mengembangkan kasus itu untuk mengetahui pemilik kantor pinjaman online ilegal itu. “Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan di kantor sindikat pinjol,” kata Hengki.

Sumber: Tempo.co

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed