oleh

Gegara Sabu 0,28 Gram, Oknum TNI Terancam 12 Tahun Penjara?

MEDIARESMI.COM | Kopral Kepala atau Kopka I Nyoman Suardika alias Nyoman (44), seorang oknum anggota TNI yang tersangkut kasus narkotika terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Ancaman hukuman ini sesuai ketentuan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Meski demikian, proses hukum terhadap anggota TNI yang bertugas di Pembekalan Angkutan Kodam (Bekangdam) IX/Udayana ini tetap diserahkan sepenuhnya kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/Udayana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Denpom IX/Udayana terkait pemeriksaannya. Saya kira sama. Pomdam sudah menegaskan tidak ada ampun atau toleransi untuk personel yang terlibat narkotika,” kata Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, Rabu 18 Mei 2022.

Ancaman hukuman kepada Kopka Nyoman ini berlaku juga bagi I Wayan Sudarma alias Wayan (54) dari Desa Dalung, Kabupaten Badung.

Sudarma merupakan orang yang membonceng Kopka Nyoman saat mengambil sabu-sabu yang dipesan dan ditaruh di Jalan Dharmawangsa, timur Kantor Bupati Tabanan, tepatnya dekat Apotek Restu Farma.

Nefli mengungkap, dari interogasi awal dan pemeriksaan lebih jauh terhadap Sudarma, sebelum ditangkap pada Jumat 13 Mei 2022 sekitar pukul 00.45 WITA, keduanya mengaku mengambil sabu-sabu yang dipesan untuk dipakai bersama-sama.

“Pengakuannya (Kopka Nyoman) sudah tiga kali memakai (sabu-sabu). Dia memesan. Oleh penjualnya, Wisnu (tersangka dalam berkas terpisah) ditaruh di Jalan Dharmawangsa,” katanya.

Sementara itu, Sudarma yang ditangkap bersama Kopka Nyoman mengaku saat itu dia membonceng. “Dia yang menunjukkan (tempat pengambilan). Saya joki saja,” kata Sudarma.

Sudarma yang bekerja sebagai sopir bus pariwisata itu mengaku akan memakai sabu-sabu itu bersama Kopka Nyoman. Total barang bukti sabu-sabu yang disita dari Kopka Nyoman dan Sudarma seberat 0,28 gram bruto.

Sumber: Detikcom

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed