Home > Peristiwa > Dilaporkan Kasus Dugaan Pencabulan Siswi, Kepala Sekolah Mangkir

Dilaporkan Kasus Dugaan Pencabulan Siswi, Kepala Sekolah Mangkir

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Polda Sumut telah menerima laporan dari warga atas pencabulan yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah SD swasta di Kecamatan Medan Selayang. Dari informasi yang berhasil dihimpun, oknum kepala sekolah itu diduga telah mencabuli enam orang siswinya.

Polda Sumut membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kasus tersebut. Hingga kini pihaknya masih memproses laporan itu. Seperti diungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

“Secara resmi yang buat laporan baru satu orang,” ungkap Hadi saat dikonfirmasi awak media terkait laporan nomor STTLP/640/IV/2021/SUMUT/SPKT I tertanggal 1 April 2021 terkait dugaan pencabulan, Sabtu 17 April 2021.

Hadi menuturkan, pihaknya juga sudah memanggil sejumlah saksi dalam kasus ini. Sementara, oknum yang dilaporkan yang juga oknum pendeta itu, sejauh ini masih mangkir dari panggilan.

“Terlapor sudah diundang tapi belum memenuhi undangan. Untuk perkembangan lebih lanjut nanti saya kabari perkembangannya,” katanya seperti dilansir Gelora.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap pada 12 Maret 2021, karena terlapor diduga mencabuli dua orang siswi. Modusnya saat aksi, terlapor lebih dulu memanggil korban datang ke ruangannya.

Baca: Kepala Sekolah SD yang Juga Pendeta di Medan Dilaporkan Cabuli 6 Siswi

Kabar ini pun didengar oleh orang tua murid lainnya, sehingga beberapa orang tua mencoba menanyakan kepada putrinya masing-masing. Beberapa korban tidak dapat menyembunyikan apa yang mereka alami.

Kasus ini pun dilaporkan ke Polda Sumut pada tanggal 1 April 2021 lalu. Kepala sekolah yang dilaporkan kasus dugaan pencabulan itu akhirnya buka suara terkait kasus laporan ke Polda Sumut tersebut.

Saat dikonfirmasi tribunmedan.com, oknum yang juga pendeta pembantu di GBI ini meminta awak media untuk menanyakan kasusnya langsung ke pihak kepolisian. “Anda tanya langsung ke polda ya,” ujarnya lewat pesan WhatsApp, Rabu 14 April 2021 lalu.

Terlapor mengatakan, nantinya hukum yang akan membuktikan kebenarannya apakah benar dirinya telah mencabuli para siswi atau tidak. “Proses hukum yang membuktikan,” katanya.

Saat ditanya terkait adanya surat perdamaian dengan dua siswi yang baru terjadi pada Maret 2021 lalu, pria berinisial BS itu bungkam. Belum ada penjelasan lebih lanjut terkait perkembangan perkara kasus tersebut.

Sumber: Gelora

You may also like
Jual Perawan Gadis Muda Rp10 Juta, Pria Ini Diringkus Polisi
Diduga Remas Payudara Seorang IRT, Oknum Anggota DPR Ditahan Polisi
Seorang Hansip Diduga Perkosa Gadis Tunarungu di Area Kuburan
Diduga Terlibat Pencabulan, Oknum Pendeta di Medan Diberhentikan

Leave a Reply