oleh

BEM STIKes Medika Nurul Islam Gelar Kegiatan Donor Darah

MEDIARESMI.COM | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama KSR PMI Unit STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Sigli menggelar kegiatan donor darah bersama dengan UTD PMI Pidie, Jumat 1 Juli 2022.

Donor darah ini dibuka Ns. Razali, S.Kep selaku Kabag kemahasiswaan di dampingi perangkat BEM STIKes MNI dan Anggota KSR Unit STIKes MNI.

Dalam sambutannya, dia mengatakan kegiatan rohis dan bakti sosial ini sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat melibatkan seluruh mahasiswa di STIKes Medika Nurul Islam.

Wakil Ketua III Bid. Kemahasiswaan Ns. Azhar Mu’alim, M.Kep mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BEM, UKM KSR Unit STIKes MNI dengan UTD PMI Pidie.

“Awalnya target dari kegiatan kolaborasi donor darah ini sebanyak 10 kantong darah, dan Alhamdulillah dengan semangat dan kerjasama panitia serta animo mahasiswa yang tinggi darah yang terkumpul dari mahasiswa STIKES MNI sebanyak 17 kantong darah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KSR Unit STIKes MNI Alvia Rahmi mengatakan, mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali akan membuat tubuh terpacu memproduksi sel-sel darah yang baru.

“Sedangkan fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik, sehingga donor menjadi sehat,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

Alvia menambahkan, dengan adanya kegiatan kolaborasi donor darah ini, anggota KSR bisa ikut berpartisipasi dan aktif saat kegiatan. “Saya berharap darah yang terkumpul bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dengan kondisi sekarang banyaknya permintaan darah khususnya di Kabupaten Pidie,” harapnya.

Sedangkan Ketua BEM STIKes MNI Mawardiana mengharapkan bisa mengumpulkan lebih banyak darah pelaksanaan kegiatan. Tapi karena sejumlah mahasiswa setelah melalui cek kesehatan ternyata tidak memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.

“Namun, kami dari pihak BEM akan selalu membuka kesempatan untuk melakukan kembali kegiatan bakti sosial ini dikesempatan yang lain, termasuk membuka kesempatan bekerjasama dengan berbagai organisasi baik internal kampus maupun eksternal,” ujarnya.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed