Home > Ekonomi Bisnis > Anggota DPRK Aceh Besar Tinjau Padi Siap Panen di Blang Raya

Anggota DPRK Aceh Besar Tinjau Padi Siap Panen di Blang Raya

Sebarkan Berita Ini

MEDIARESMI.COM | Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Aceh Besar Mursalin, SH.I meninjau panen padi masyarakat di persawahan Blang Raya, Gampong Lampreh Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Minggu 21 Maret 2021.

Menurutnya, hasil panen padi rendengan masyarakat Aceh Besar di Blang Raya, Gampong Lampreh Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya sangat memuaskan. Karena itu, Mursalin mengharapkan Pemerintah Aceh Besar ikut mendukung petani.

“Saat ini lagi musim panen raya, kami mengharapkan kepada Pemerintah menjaga stabilitas harga gabah kering di pasaran,” katanya, Senin 23 Maret 2021 kemarin.

Menurut Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar itu, dengan hasil panen padi redengan yang begitu memuaskan, masyarakat juga akan merasa kerugian jika ternyata harga gabah di pasaran tidak stabil seperti diharapkan.

Sekitar 5.000 hektare sawah, kata dia, telah dipanen dan hampir semua wilayah di Aceh Besar juga akan ikut panen. Luas sawah yang ditanami padi sekitar 25.692 hektare yang tersebar di 16 kecamatan di Aceh Besar.

“Hasil panen mencapai 6 ton hingga 7 ton per hektare. Ini hasil panen yang memuaskan dan berkah dari Allah kepada petani, yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.

Mursaling mengatakan, tanaman padi memang menjadi salah satu sumber bahan pokok utama dalam kehidupan masyarakat di Aceh Besar. Karena itu, ada puluhan ribu hektare sawah di Aceh Besar yang tetap aktif menanam dan memanen padi setiap tahunnya.

“Para petani ini bukan hanya menjadikan padi mereka untuk beras semua, tetapi padi itu juga mereka pergunakan untuk berbagai kebutuhan lainnya, termasuk biaya pendidikan anak-anak. Makanya, kita harus memastikan harga gabah stabil di pasaran agar mereka membeli sembako seimbang,” jelasnya.

Gairah dan gerak roda ekonomi masyarakat di Aceh Besar juga bakal lebih baik jika harga gabah tidak anjlok. “Kalau gabah mahal, petani bergairah, tapi kalau gabah murah, sementara sembako mahal, rakyat tetap menjerit,” katanya.

Untuk itulah, Mursalin mengharapkan campur tangan Pemerintah menjaga agar harga gabah stabil demi menjaga semangat petani, sehingga hasil panen dari hari ke hari akan semakin baik dan semakin memuaskan. (ADV)

You may also like
LPLA Minta Kadis Kesehatan Aceh Besar Black List PT Mirtada Sejahtera
LPLA Desak Kadis Kesehatan Aceh Besar Black List PT Mirtada Sejahtera
DPRK Aceh Besar Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2020
Bupati Aceh Besar Bolehkan Warga Pulo Aceh Pakai Kapal Peunasoe

Leave a Reply