oleh

Anda Mengalami Patah Tulang? Jangan Berhubungan Intim Dulu ya!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MEDIARESMI.COM | Makin besar tekanan yang diterima tulang, umumnya akan makin berat pula tingkat keparahan patah tulang. Kondisi yang dapat mengakibatkan patah tulang antara lain: Cedera akibat terjatuh, kecelakaan, atau perkelahian.

Patah tulang juga dapat terjadi akibat hentakan berulang, misalnya saat baris-berbaris atau saat sedang berolahraga. Seperti yang dialami oleh Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT.

Baca: Dikabarkan Patah Tulang, Hari Ini Gubernur Aceh Teken 50 Dokumen Penting

Lantas, setelah mengalami kecelakaan dan patah tulang, apakah seseorang bisa langsung melakukan aktifitas beresiko, atau melakukan hubungan intim?

Menurut penjelasan dr. Farah Nabilla di situs Alodokter.com, pasca operasi patah tulang, penderita disarankan untuk tidak langsung melakukan aktivitas yang berisiko mengganggu proses penyembuhan di fase akut.

Diperlukan waktu beberapa minggu bahkan hingga beberapa bulan, tergantung beratnya patah tulang untuk penyembuhan jaringan lunak dan tulang yang optimal sampai kembali dapat melakukan hubungan seksual.

dr. Farah Nabilla menjelaskan, umumnya butuh waktu sampai setelah 3 bulan baru dapat kembali melakukan hubungan seksual dengan aman.

Namun, sebaiknya penderita patah tulang lebih dulu konfirmasi kembali dengan dokter yang menanganinya untuk mengetahui kapan waktu yang tepat berhubungan intim sesuai kondisi cedera yang dialami.

“Kondisi seperti ini harus dikomunikasikan dengan pasangan sejak awal agar tidak berisiko mengurangi intimasi,” ungkap dr. Farah Nabilla.

Dia juga menyarankan untuk memperhatikan posisi saat berhubungan intim. Antara lain seeprti tidak memberikan beban yang berlebihan pada daerah yang cedera.

Dokter juga menyarankan gerakan aktif sebaiknya dilakukan oleh pasangan. Mengontrol kecepatan dan jenis gerakan selama berhubungan. “Tidak melakukan gerakan yang menghentak dan ekstrim,” jelas dr. Farah Nabilla.

Penulis: Hidayat Pulo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed